TafsirSurat Ar Ra'd . Forum Muslim Media Dakwah, Komunikasi dan Persatuan Umat Islam. Laman. Dedikasi
AlQur'an Surat Ar-Rad Ayat ke-8 dan Terjemahan Bahasa Indonesia. Al-Qur'an Surat Ar-Rad Ayat ke-8 dan Terjemahan Bahasa Indonesia. Trending; News; Cek Fakta; Ekonomi; Perbankan; Dunia; Histori; Stories Surah Ad Dhuha Latin dan Artinya, Menjelaskan Tentang Pemeliharaan Allah SWT. JABAR. Niat Sholat 5 Waktu yang Wajib Dikerjakan, Berikut
Imankepada Allah: Seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 hal: Mengimani adanya Allah. Mengimani Rububiyyah Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah. Mengimani Uluhiyyah Allah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengingkari semua sembahan selain Allah Ta'ala. Mengimani semua asma dan
Vay Tiền Nhanh. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID oj66agOhvznWT44acJiUy0ajazJ0rv1waYLcHiB6S7m3EBS70vy1hQ==
Bukti kekuasaan Allah yang Maha SempurnaPernahkah Moms membayangkan kekuasaan Allah berupa rahim dan janin? Moms bisa menemukan gambarannya dalam surat Ar Rad ayat hanya soal ukuran rahim yang bisa membesar, Allah SWT juga berkuasa atas tumbuh kembang janin yang tentu tidak terpikirkan oleh janin dalam perut merupakan salah satu bukti kekuasaan Allah yang Maha memaknainya, yuk simak tafsir lengkap surat Ar Rad ayat 8 berikut ini!Baca Juga Memahami Surat Al Maidah Ayat 6 Beserta TafsirnyaBacaan dan Tafsir Surat Ar Rad Ayat 8Foto Alquran ini adalah bacaan surat Ar Rad ayat 8 dalam tulisan Arab, latin, dan artinya untuk memudahkan dalam membacanyaاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنْثَىٰ وَمَا تَغِيضُ الْأَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ ۖ وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِمِقْدَارٍAllāhu ya'lamu mā taḥmilu kullu unṡā wa mā tagīḍul-ar-ḥāmu wa mā tazdād, wa kullu syai`in 'indahụ bimiqdārArtinya “Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna, dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya." QS. Ar Rad 8Tafsir JalalainDalam tafsir Jalalain, kalimat 'Allah SWT mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan' menjelaskan kondisi janin di dalam apakah yang dikandung itu laki-laki atau perempuan, berisi satu janin atau kembar, dan selanjutnya juga menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang mengetahui kondisi janin yang kurang sempurna, masa mengandung seseorang, hingga ukuran rahimnya yang telah Ibnu KatsirTafsir Ibnu Katsir mencatat, dalam Ar Rad ayat 8 Allah SWT memberitahukan tentang kesempurnaan ilmu-Nya yang tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi gaib ini tentu tidak dapat dicapai oleh ilmu dari ketetapan jenis kelamin janin laki-laki atau perempuan, baik atau jelek, celaka atau bahagia, hingga panjang atau pendek itu, kata 'ukuran' dalam surat Ar Rad ayat 8 menunjukkan banyak dari ukuran rahim, waktu atau ajal, jaminan rizki, dan umur atas makhluk yang telah ditentukan oleh Allah Juga Bacaan Surat Al Insyirah, Lengkap dengan Tafsir, dan KandungannyaTafsir Quraish ShihabDalam tafsir Quraish Shihab, dijelaskan bahwa yang memberikan mukjizat besar kepada Rasulullah SAW adalah Allah SWT yang mengetahui segala SWT mengetahui keadaan manusia sejak masih berupa sperma dan ovum, lalu tersimpan di dalam rahim, hingga mencapai SWT mengetahui janin yang dikandung oleh rahim setiap perempuan dan berbagai fase yang rahim masih kecil, sperma mulai menghilang dan menjelma dalam bentuk lain, kemudian membesar dari hari ke hari, sampai akhirnya sperma itu menjadi janin yang siap sungguh segala sesuatu baik yang besar maupun kecil, bagi Allah SWT sudah ditetapkan dengan perhitungan yang tepat dan tidak dapat Juga Kandungan Surah An Nas Lengkap dengan Bacaan dan TafsirnyaTajwid Surat Ar Rad Ayat 8Foto Kumpulan Alquran mengetahui bacaan dan tafsirnya, memahami hukum bacaan tajwid juga tak kalah ini justru sangat diperlukan agar Moms tidak salah saat bacaan yang benar, Moms bisa mendapatkan pahala yang maksimal dan tidak mengubah arti hukum tajwid yang terdapat dalam surat Ar Rad ayat 8Tafkhim. Jika sebelum lafadz Allah’ ada huruf yang berbaris fathah, cara membacanya lafadz Allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat, yakni pada kata Allahu’ thabi'i mad asli, yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fathah. Cara membaca ya panjang 2 harakat, yakni pada huruf maa’ setelah kata Allah’, أُنْثَىٰ, مَا, ausath, yaitu huruf nun mati bertemu dengan huruf tsa. Cara membacanya ditahan serta dengung condong ke huruf m’, seperti pada kata lam qamariyah, yaitu alif lam bertemu dengan huruf hamzah huruf Qamariyah. Cara membacanya lam mati dibaca jelas seperti pada kata الْأَرْحَامُBaca Juga Bacaan Surah Maryam Ayat 30 Lengkap dengan Tafsir dan KandungannyaHikmah dalam Surat Ar Rad Ayat 8Foto Ilustrasi Kesempurnaan Rahim dan Kehamilan buku “Nalar Ayat-ayat Semesta”, terdapat penjelasan bahwa surat Ar Rad ayat 8 mengandung wawasan tentang ukuran yang diungkapkan dengan kata miqdar sendiri berarti juga yang mengambil dari suku kata mablagh yang berarti jumlah, dan al-qiyas yang berarti makna tekstualnya adalah ukuran, perlu juga dilengkapi dengan pemahaman makna miqdar adalah ism al-majrur dari harf al-jar “bi”.Perpaduan antara keduanya membentuk ungkapan bimiqdarin yang berarti dengan ukuran Asyur dalam kitab al-Tafsir li al-Tahrir wa al-Tanwir memberikan penjelasan bahwa kalimat “wa kulla syaiin indahu bimiqdaarin” berkaitan erat dengan kalimat “ya’lamu maa tahmilu kullu untsa”.Dapat kita simpulkan bahwa makna kontekstual miqdar dalam ayat tersebut adalah ukuran rahim yang dikelompokkan menjadi dua, yakni rahim dengan ukuran tetap dan yang ukurannya berukuran tetap dikenal dengan istilah rahim rahim yang ukurannnya berubah mempunyai dua kemungkinan, yakni rahim masih berada dalam kondisi normal dan rahim yang sudah tidak rahim normal seorang perempuan mempunyai rata-rata panjang 7,5 cm, lebar 5 cm, kedalaman 2,5 Juga 5+ Doa Agar Janin Sehat dan Terhindar dari Keguguran, Yuk Amalkan!Dalam surat Ar Rad ayat 8 ini, diisyaratkan adanya dua kemungkinan perubahan ukuran rahim, yakni mengecil maa taghiizhu al-arhaam dan membesar maa tazdaadu.Saat hamil, ukuran rahim perempuan dapat membesar sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan bertambah panjangnya, ketebalan rahim juga ikut dinding rahim adenomyosis umumnya terjadi pada perempuan yang pernah ukuran dalam surat Ar Rad ayat 8 ini dinyatakan sebagai konsep ungkapan-ungkapannya secara jelas memberikan informasi tentang ukuran mengandung pesan deskriptif, di dalam ayat tersebut juga mengandung pesan preskriptif, yakni ketauhidan kepercayaan pada Allah tersebut terkandung dalam kalimat “Allahu ya’lamu maa tahmilu kullu untsa” Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan dan “wa kulla syaiin indahu” Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.Nilai dasar Islam tentang tauhid tersebut juga dapat ditemukan dalam asbabun nuzul atau sebab-sebab turunnya ayat Juga Bacaan Surat Yusuf Ayat 4 untuk Jodoh Lengkap dengan TafsirnyaAl-Suyuthiy dalam kitab Lubab al-Nuqul fi Asbab al-Nuzul, menerangkan bahwa suatu hari Arbad bin Qais dan Amir bin Tufail mendatangi Rasululullah menanyakan imbalan materi yang akan diperoleh saat keduanya memeluk menjawab bahwa keduanya tidak akan memperoleh imbalan materi berdua tidak puas dan pulang untuk mengambil pedang dan membawanya ke hadapan Rasulullah sikap keduanya, Allah SWT mengirimkan petir yang disertai turunnya ayat 8-13 dari surat Ar ini menunjukkan bahwa harus ada nilai keikhlasan saat memutuskan untuk memeluk ini harus dipegang teguh oleh setiap muslim dalam mengarungi penjelasan mengenai tafsir dan hikmah yang terkandung dalam surat Ar Rad ayat 8. Semoga dapats semakin mempertebal keimanan kita akan kekuasaan Allah SWT, ya! Sumber Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.
13. QS. Ar-Ra’d Guruh Petir 43 ayat الٓـمّٓرٰ ۚ تِلۡكَ اٰيٰتُ الۡكِتٰبِؕ وَالَّذِىۡۤ اُنۡزِلَ اِلَيۡكَ مِنۡ رَّبِّكَ الۡحَـقُّ وَلٰـكِنَّ اَكۡثَرَ النَّاسِ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ Alif-Laaam-Miiim-Raa; tilka Aayaatul Kitaab; wallazii unzila ilaika mir Rabbikal haqqu wa laakinna aksaran naasi laa yu'minuun 1. Alif Lam Mim Ra. Ini adalah ayat-ayat Kitab Al-Qur'an. Dan Kitab yang diturunkan kepadamu Muhammad dari Tuhanmu itu adalah benar; tetapi kebanyakan manusia tidak beriman kepadanya. اَللّٰهُ الَّذِىۡ رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيۡرِ عَمَدٍ تَرَوۡنَهَا ثُمَّ اسۡتَوٰى عَلَى الۡعَرۡشِ وَسَخَّرَ الشَّمۡسَ وَالۡقَمَرَؕ كُلٌّ يَّجۡرِىۡ لِاَجَلٍ مُّسَمًّىؕ يُدَبِّرُ الۡاَمۡرَ يُفَصِّلُ الۡاٰيٰتِ لَعَلَّكُمۡ بِلِقَآءِ رَبِّكُمۡ تُوۡقِنُوۡنَ Allaahul lazii raf'as samaawaati bighairi 'amadin tarawnahaa summas tawaa 'alal 'Arshi wa sakhkharash shamsa walqamara kulluny yajrii li ajalim musammaa; yudabbirul amra yufassilil Aayaati la'allakum biliqooa'i Rabbikum tuuqinuun 2. Allah yang meninggikan langit tanpa tiang sebagaimana yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan makhluk-Nya, dan menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya, agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu. وَهُوَ الَّذِىۡ مَدَّ الۡاَرۡضَ وَجَعَلَ فِيۡهَا رَوَاسِىَ وَاَنۡهٰرًا ؕ وَمِنۡ كُلِّ الثَّمَرٰتِ جَعَلَ فِيۡهَا زَوۡجَيۡنِ اثۡنَيۡنِ يُغۡشِى الَّيۡلَ النَّهَارَ ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوۡمٍ يَّتَفَكَّرُوۡنَ Wa Huwal lazii maddal arda wa ja'ala fiihaa rawaasiya wa anhaaraa; wa min kullis samaraati ja'ala fiihaa zawjainis yaini Yughshil lailan nahaar; inna fii zaalika la aayaatil liqawminy yatafakkaruun 3. Dan Dia yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai di atasnya. Dan padanya Dia menjadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan; Dia menutupkan malam kepada siang. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berpikir. وَ فِى الۡاَرۡضِ قِطَعٌ مُّتَجٰوِرٰتٌ وَّجَنّٰتٌ مِّنۡ اَعۡنَابٍ وَّزَرۡعٌ وَّنَخِيۡلٌ صِنۡوَانٌ وَّغَيۡرُ صِنۡوَانٍ يُّسۡقٰى بِمَآءٍ وَّاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعۡضَهَا عَلٰى بَعۡضٍ فِى الۡاُكُلِؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّـقَوۡمٍ يَّعۡقِلُوۡنَ Wa fil ardi qita'um muta jaawiraatunw wa jannaatum min a'naabinw wa zar'unw wa nakhiilun sinwaanunw wa ghairu sinwaaniny yusqoo bimaaa'inw waahid; wa nufaddilu ba'dahaa 'alaa ba'din fil-ukul; inna fii zaalika la aayaatil liqawminy ya'qiluun 4. Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, pohon kurma yang bercabang, dan yang tidak bercabang; disirami dengan air yang sama, tetapi Kami lebihkan tanaman yang satu dari yang lainnya dalam hal rasanya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mengerti. وَ اِنۡ تَعۡجَبۡ فَعَجَبٌ قَوۡلُهُمۡ ءَاِذَا كُنَّا تُرٰبًا ءَاِنَّا لَفِىۡ خَلۡقٍ جَدِيۡدٍ ؕ اُولٰۤٮِٕكَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا بِرَبِّهِمۡۚ وَاُولٰۤٮِٕكَ الۡاَغۡلٰلُ فِىۡۤ اَعۡنَاقِهِمۡۚ وَاُولٰۤٮِٕكَ اَصۡحٰبُ النَّارِۚ هُمۡ فِيۡهَا خٰلِدُوۡنَ Wa in ta'jab fa'ajabun qawluhm 'a-izaa kunna turaaban 'a-inna lafii khalqin jadiid; ulaaa 'ikal laziina kafaruu bi Rabbihim wa ulaaa'ikal aghlaalu fiii a'naaqihim wa ulaa'ika Ashaabun Naari hum fiihaa khaaliduun 5. Dan jika engkau merasa heran, maka yang mengherankan adalah ucapan mereka, "Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami akan dikembalikan menjadi makhluk yang baru?" Mereka itulah yang ingkar kepada Tuhannya; dan mereka itulah yang dilekatkan belenggu di lehernya. Mereka adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. وَيَسۡتَعۡجِلُوۡنَكَ بِالسَّيِّئَةِ قَبۡلَ الۡحَسَنَةِ وَقَدۡ خَلَتۡ مِنۡ قَبۡلِهِمُ الۡمَثُلٰتُؕ وَاِنَّ رَبَّكَ لَذُوۡ مَغۡفِرَةٍ لِّـلنَّاسِ عَلٰى ظُلۡمِهِمۡۚ وَاِنَّ رَبَّكَ لَشَدِيۡدُ الۡعِقَابِ Wa yasta'jiluunaka bis saiyi'ati qablal hasanati wa qad khalat min qablihimul masulaat; wa inna Rabbaka lazuu maghfiratil linnaasi 'alaa zulmihim wa inna Rabbaka lashadiidul 'iqoob 6. Dan mereka meminta kepadamu agar dipercepat datangnya siksaan, sebelum mereka meminta kebaikan, padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksaan sebelum mereka. Sungguh, Tuhanmu benar-benar memiliki ampunan bagi manusia atas kezhaliman mereka, dan sungguh, Tuhanmu sangat keras siksaan-Nya. وَيَقُوۡلُ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا لَوۡلَاۤ اُنۡزِلَ عَلَيۡهِ اٰيَةٌ مِّنۡ رَّبِّهٖؕ اِنَّمَاۤ اَنۡتَ مُنۡذِرٌ وَّ لِكُلِّ قَوۡمٍ هَادٍ Wa yaquulul laziina kafaruu law laaa unzila 'alaihi Aayatum mir Rabbih; innamaaa anta munzirunw wa likulli qawmin haad 7. Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya Muhammad suatu tanda mukjizat dari Tuhannya?" Sesungguhnya engkau hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi setiap kaum ada orang yang memberi petunjuk. اَللّٰهُ يَعۡلَمُ مَا تَحۡمِلُ كُلُّ اُنۡثٰى وَمَا تَغِيۡضُ الۡاَرۡحَامُ وَمَا تَزۡدَادُ ؕ وَكُلُّ شَىۡءٍ عِنۡدَهٗ بِمِقۡدَارٍ Allaahu ya'lamu maa tahmilu kullu unsaa wa maa taghiidul arhaamu wa maa tazdaad, wa kullu shai'in 'indahuu bimiqdaar 8. Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, apa yang kurang sempurna dan apa yang bertambah dalam rahim. Dan segala sesuatu ada ukuran di sisi-Nya. عٰلِمُ الۡغَيۡبِ وَالشَّهَادَةِ الۡكَبِيۡرُ الۡمُتَعَالِ 'Aalimul Ghaibi wash shahaadatil Kaabiirul Muta'aal 9. Allah Yang mengetahui semua yang gaib dan yang nyata; Yang Mahabesar, Mahatinggi. سَوَآءٌ مِّنۡكُمۡ مَّنۡ اَسَرَّ الۡقَوۡلَ وَ مَنۡ جَهَرَ بِهٖ وَمَنۡ هُوَ مُسۡتَخۡفٍۢ بِالَّيۡلِ وَسَارِبٌۢ بِالنَّهَارِ Sawaaa'um minkum man asarral qawla wa man jahara bihii wa man huwa mustakhfim billaili wa saaribum binnahaar 10. Sama saja bagi Allah, siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya dan siapa yang berterus terang dengannya; dan siapa yang bersembunyi pada malam hari dan yang berjalan pada siang hari. لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنۡۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَمِنۡ خَلۡفِهٖ يَحۡفَظُوۡنَهٗ مِنۡ اَمۡرِ اللّٰهِؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوۡا مَا بِاَنۡفُسِهِمۡؕ وَاِذَاۤ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوۡمٍ سُوۡۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗۚ وَمَا لَهُمۡ مِّنۡ دُوۡنِهٖ مِنۡ وَّالٍ Lahuu mu'aqqibaatum mim baini yadaihi wa min khalfihii yahfazuunahuu min amril laah; innal laaha laa yughaiyiru maa biqawmin hattaa yughaiyiruu maa bianfusihim; wa izaaa araadal laahu biqawmin suuu'an falaa maradda lah; wa maa lahum min duunihiiminw waal 11. Baginya manusia ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. هُوَ الَّذِىۡ يُرِيۡكُمُ الۡبَرۡقَ خَوۡفًا وَّطَمَعًا وَّيُنۡشِئُ السَّحَابَ الثِّقَالَۚ Huwal lazii yuriikumul barqa khawfanw wa tama'anw wa yunshi'us sahaabas siqool 12. Dialah yang memperlihatkan kilat kepadamu, yang menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menjadikan mendung. وَيُسَبِّحُ الرَّعۡدُ بِحَمۡدِهٖ وَالۡمَلٰۤـٮِٕكَةُ مِنۡ خِيۡفَتِهٖ ۚ وَيُرۡسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيۡبُ بِهَا مَنۡ يَّشَآءُ وَهُمۡ يُجَادِلُوۡنَ فِى اللّٰهۚ ِ وَهُوَ شَدِيۡدُ الۡمِحَالِؕ Wa yusabbihur ra'du bihamdihii walmalaaa'ikatu min khiifatihii wa yursilus sawaa'iqa fa yusiibu bihaa mai yashaaa'u wa hum yujaadiluuna fil laahi wa Huwa shadiidul mihaal 13. Dan guruh bertasbih memuji-Nya, demikian pula para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, sementara mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia Mahakeras siksaan-Nya. لَهٗ دَعۡوَةُ الۡحَـقِّؕ وَالَّذِيۡنَ يَدۡعُوۡنَ مِنۡ دُوۡنِهٖ لَا يَسۡتَجِيۡبُوۡنَ لَهُمۡ بِشَىۡءٍ اِلَّا كَبَاسِطِ كَفَّيۡهِ اِلَى الۡمَآءِ لِيَبۡلُغَ فَاهُ وَمَا هُوَ بِبَالِـغِهٖؕ وَمَا دُعَآءُ الۡكٰفِرِيۡنَ اِلَّا فِىۡ ضَلٰلٍ Lahuu da'watul haqq; wallaziina yad'uuna min duunihii laa yastajiibuuna lahum bishai'in illaa kabaasiti kaffaihi ilal maaa'i liyablugha faahu wa maa huwa bibaalighih; wa maa du'aaa'ul aafiriina illaa fii dalaal 14. Hanya kepada Allah doa yang benar. Berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat mengabulkan apa pun bagi mereka, tidak ubahnya seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air agar air sampai ke mulutnya. Padahal air itu tidak akan sampai ke mulutnya. Dan doa orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka. وَلِلّٰهِ يَسۡجُدُ مَنۡ فِى السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ طَوۡعًا وَّكَرۡهًا وَّظِلٰلُهُمۡ بِالۡغُدُوِّ وَالۡاٰصَالِ ۩ Wa lillaahi yasjudu man fis samaawaati wal ardi taw 'anw wa karhanw wa zilaaluhum bilghuduwwi wal aasaal 15. Dan semua sujud kepada Allah baik yang di langit maupun yang di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa dan sujud pula bayang-bayang mereka, pada waktu pagi dan petang hari. قُلۡ مَنۡ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِؕ قُلِ اللّٰهُؕ قُلۡ اَفَاتَّخَذۡتُمۡ مِّنۡ دُوۡنِهٖۤ اَوۡلِيَآءَ لَا يَمۡلِكُوۡنَ لِاَنۡفُسِهِمۡ نَفۡعًا وَّلَا ضَرًّاؕ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِى الۡاَعۡمٰى وَالۡبَصِيۡرُ ۙ اَمۡ هَلۡ تَسۡتَوِى الظُّلُمٰتُ وَالنُّوۡرُ ۚ اَمۡ جَعَلُوۡا لِلّٰهِ شُرَكَآءَ خَلَقُوۡا كَخَلۡقِهٖ فَتَشَابَهَ الۡخَـلۡقُ عَلَيۡهِمۡؕ قُلِ اللّٰهُ خَالِـقُ كُلِّ شَىۡءٍ وَّهُوَ الۡوَاحِدُ الۡقَهَّارُ Wul mar Rabbus samaawaati wal ard; qulillaah; qul afattakhaztum min duunihiii awliyaaa'a laa yamlikuuna li anfusihim naf'anw wa laa darraa; qul hal yastawil a'maa wal basiiru am hal tastawiz zulumaatu wannuur; am ja'aluu lillaahi shurakaaa'a khalaquu kakh 16. Katakanlah Muhammad, "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Katakanlah, "Allah." Katakanlah, "Pantaskah kamu mengambil pelindung-pelindung selain Allah, padahal mereka tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat bagi dirinya sendiri?" Katakanlah, "Samakah orang yang buta dengan yang dapat melihat? Atau samakah yang gelap dengan yang terang? Apakah mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah, "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Tuhan Yang Maha Esa, Mahaperkasa." اَنۡزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَسَالَتۡ اَوۡدِيَةٌۢ بِقَدَرِهَا فَاحۡتَمَلَ السَّيۡلُ زَبَدًا رَّابِيًا ؕ وَمِمَّا يُوۡقِدُوۡنَ عَلَيۡهِ فِى النَّارِ ابۡتِغَآءَ حِلۡيَةٍ اَوۡ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِّثۡلُهٗ ؕ كَذٰلِكَ يَضۡرِبُ اللّٰهُ الۡحَـقَّ وَالۡبَاطِلَ ؕ فَاَمَّا الزَّبَدُ فَيَذۡهَبُ جُفَآءً ۚ وَاَمَّا مَا يَنۡفَعُ النَّاسَ فَيَمۡكُثُ فِى الۡاَرۡضِؕ كَذٰلِكَ يَضۡرِبُ اللّٰهُ الۡاَمۡثَالَؕ Anzala minas samaaa'i maaa'an fasaalat awdiyatum biqadarihaa fahtamalas sailu zabadar raabiyaa; wa mimmmaa yuuqiduuna 'alaihi fin naarib tighaaa'a bilyatin aw mataa'in zabadum misluh; kazaalika yadribul laahul haqqa wal baatil; fa ammaz zabadu fa yazhabu 17. Allah telah menurunkan air hujan dari langit, maka mengalirlah ia air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa logam yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada pula buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang yang benar dan yang batil. Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan. لِلَّذِيۡنَ اسۡتَجَابُوۡا لِرَبِّهِمُ الۡحُسۡنٰى ۚ وَالَّذِيۡنَ لَمۡ يَسۡتَجِيۡبُوۡا لَهٗ لَوۡ اَنَّ لَهُمۡ مَّا فِى الۡاَرۡضِ جَمِيۡعًا وَّمِثۡلَهٗ مَعَهٗ لَافۡتَدَوۡا بِهٖؕ اُولٰۤٮِٕكَ لَهُمۡ سُوۡۤءُ الۡحِسَابِ ۙ وَمَاۡوٰٮهُمۡ جَهَـنَّمُؕ وَبِئۡسَ الۡمِهَادُ Lillaziinas tajaabuu lirabbihimul husnaa; wallaziina lam yastajiibuu lahuu law anna lahum maa fil ardi jamii'anw wa mislahuu ma'ahuu laftadaw bih; ulaaa'ika lahum suuu'ul hisaab; wa maawaahum Jahannamu wa bi'sal mihaad 18. Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhan, mereka disediakan balasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan ditambah sebanyak itu lagi, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu. Orang-orang itu mendapat hisab perhitungan yang buruk dan tempat kediaman mereka Jahanam, dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. اَفَمَنۡ يَّعۡلَمُ اَنَّمَاۤ اُنۡزِلَ اِلَيۡكَ مِنۡ رَّبِّكَ الۡحَـقُّ كَمَنۡ هُوَ اَعۡمٰىؕ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الۡاَلۡبَابِۙ Afamai ya'lamu annamaaa unzila ilaika mir Rabbikal haqqu kaman huwa a'maa; innamaa yatazakkaru ulul albaab 19. Maka apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan Tuhan kepadamu adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta? Hanya orang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, الَّذِيۡنَ يُوۡفُوۡنَ بِعَهۡدِ اللّٰهِ وَلَا يَنۡقُضُوۡنَ الۡمِيۡثَاقَۙ Allaziina yuufuuna bi'ahdil laahi wa laa yanqu duunal miisaaq 20. yaitu orang yang memenuhi janji Allah dan tidak melanggar perjanjian,
surat ar rad ayat 8 latin