AyatAlkitab Kisah Para Rasul 2:1-5. Judul Renungan; Puncak Dari Sebuah Penantian Janji Allah Kepada Para Murid Kisah Para Rasul 2:1-5 (TB) Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api
Kisahpara nabi. by Ciberkid Tea. Kisah 25 Nabi dan RASUL. by Saiful Gayo Fapet Unpad. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Pembahasan Tuntas Peradaban Manusia. by Aji Kusuma. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Dakwa. by Harisatun Isma.
KisahPara Rasul 2:1-13 TB Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
Fast Money. Boks Temuan Konteks Pentakosta 21 Ketika tiba hari Pentakosta 1, t semua orang percaya berkumpul u di satu tempat. 22 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; v 23 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. 24 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus 3, w lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain 4, x seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. 25 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh y dari segala bangsa di bawah kolong langit. 26 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. 27 Mereka semua tercengang-cengang z dan heran, lalu berkata “Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? a 28 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita 29 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, b Pontus c dan Asia, d 210 Frigia e dan Pamfilia, f Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, g pendatang-pendatang dari Roma, 211 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.” 212 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain “Apakah artinya ini?” 213 Tetapi orang lain menyindir “Mereka sedang mabuk oleh anggur manis 5. h” [21]1 Full Life PENTAKOSTA. Nas Kis 21 Hari Pentakosta merupakan hari raya terbesar yang kedua dalam tarikh Yahudi. Peristiwa ini merupakan perayaan penuaian setelah panen gandum ketika hulu hasil dipersembahkan kepada Allah lih. Im 2317. Demikianlah hari Pentakosta bagi gereja melambangkan awal penuaian jiwa-jiwa oleh Allah dalam dunia. [22]2 Full Life TIUPAN ANGIN KERAS … DAN … LIDAH-LIDAH SEPERTI NYALA API. Nas Kis 22-3 Penyataan-penyataan lahiriah ini mempertunjukkan bahwa Allah hadir dan bertindak dengan suatu cara yang luar biasa bd. Kel 31-6; 1Raj 1838-39. “Api” mungkin sekali melambangkan penyucian dan pemisahan orang-orang percaya kepada Allah bagi pekerjaan memuliakan Kristus Yoh 1613-14 dan bersaksi bagi Dia Kis 18. Kedua penyataan ini mendahului baptisan dalam Roh dan tidak diulang lagi di Kisah Para Rasul. [24]3 Full Life PENUHLAH MEREKA DENGAN ROH KUDUS. Nas Kis 24 Apakah makna dari kepenuhan dengan Roh pada hari Pentakosta? 1 Itu berarti dimulainya penggenapan janji Allah dalam Yoel 228-29 untuk mencurahkan Roh-Nya atas semua manusia pada hari-hari terakhir bd. Kis 14-5; Mat 311; Luk 2449; Yoh 133; lihat cat. –> Yoel 228-29. [atau ref. Yoel 228-29] 2 Karena hari-hari terakhir dari zaman akhir ini telah mulai ayat Kis 217; bd. Ibr 12; 1Pet 120 semua orang diperhadapkan dengan tantangan untuk menerima atau menolak Kristus, Kis 319; Mat 32; Luk 133; lihat cat. –> Kis 217. [atau ref. Kis 217] 3 Para murid “diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi” Luk 2449; bd. Kis 18, yang menyanggupkan mereka bersaksi untuk Kristus, menginsafkan orang akan dosa, kebenaran dan penghakiman Allah sehingga mereka berbalik dari dosa kepada keselamataan dalam Kristus bd. Kis 413,33; 68; Rom 1519; lihat cat. –> Kis 18; lihat cat. –> Yoh 168. [atau ref. Kis 18; Yoh 168] 4 Roh Kudus menyatakan sifat-Nya sebagai Roh yang rindu dan berusaha demi penyelamatan orang dari setiap bangsa. Mereka yang menerima baptisan dalam Roh dipenuhi dengan kerinduan yang sama demi penyelamatan umat manusia ayat Kis 238-40; 412,33; Rom 91-3; 101. Jadi, hari Pentakosta merupakan awal dari penginjilan dunia ayat Kis 26-11,39; Kis 18. 5 Para rasul menjadi pelayan Roh. Mereka bukan hanya memberitakan Yesus yang disalibkan dan dibangkitkan, menuntun orang lain kepada pertobatan dan iman kepada Kristus, tetapi mereka juga mempengaruhi orang-orang bertobat untuk menerima “karunia-karunia Roh Kudus” ayat Kis 238-39 yang sudah mereka terima pada hari Pentakosta. Hal menuntun orang lain untuk menerima baptisan Roh Kudus adalah kunci karya rasuli dalam PB lih. Kis 817; 917-18; 1044-46; 196. 6 Lewat baptisan dalam Roh ini para pengikut Kristus menjadi orang-orang yang melanjutkan karya Kristus dalam dunia ini. Dalam kuasa Roh Kudus, mereka terus melakukan dan mengajarkan hal-hal yang sama “yang dikerjakan dan diajarkan Yesus” Kis 11; lihat cat. –> Yoh 1412; [atau ref. Yoh 1412] lihat art. TANDA-TANDA ORANG PERCAYA. [24]4 Full Life MULAI BERKATA-KATA DALAM BAHASA-BAHASA LAIN. Nas Kis 24 Untuk pembahasan tentang berbahasa roh pada hari Pentakosta dan dalam gereja, serta kemungkinan adanya bahasa roh palsu, lihat art. BERKATA-KATA DENGAN BAHASA ROH. [213]5 Full Life ANGGUR MANIS. Nas Kis 213 Yun. _gleukos_ Pada umumnya yang dimaksudkan adalah sari buah anggur yang tidak difermentasi. Mereka yang mengejek murid-murid Yesus mungkin menggunakan istilah ini dan bukan kata PB yang lebih umum untuk anggur oinos karena mereka percaya bahwa murid-murid Yesus hanya menggunakan jenis anggur semacam ini. Dalam hal ini, ejekan mereka diucapkan dengan nada sarkastis.
kesimpulan dari kisah para rasul 2 ayat 1 sampai 13