Siapabilang pengetahuan tentang bahaya Narkoba membosankan. Terbukti saat gelaran Cerdas Cermat antar pelajar SMU Se-Kota Dumai Yelyel Salam Satu Jiwa Aremania, Mewarnai Deklarasi Anti Narkoba dan Cinta NKRI. dyampr - Tribrata. 31 Mei 2022 31 Mei 2022. Deklarasi Anti Narkoba dan Cinta NKRI terlaksana melalui serangkaian kerjasama dan kolaborasi mulai dari instalasi pemerintah, aparat penegak hukum, mahasiswa, pelajar sampai organisasi kepemudaan termasuk para Labuhanbatu - Yel-yel anti narkoba diperlombakan di Kepolisian Resor (Polres) Labuhan Batu. Loma diikuti seluruh jajaran, masing-masing barisan peserta apel terdiri dari 10 tim dari berbagai fungsi. Acara digelar Rabu (16/12/2020) di Halaman Mapolres Labuhanbatu. Vay Tiền Nhanh. - Siapa yang tidak mengenal lagu bertajuk "Terpesona", yang menjadi yel-yel anggota TNI dan Polri? Lagu tersebut dipopulerkan oleh grup vokal New Nazareth sejak delapan tahun lalu. Belum surut diperbincangkan, kini lagu tersebut kembali viral lantaran menjadi yel-yel penghuni lapas narkoba di Jogja. Kanal YouTube Cak Sipir membagikan suasana ketika ratusan penghuni lapas narkoba secara kompak menyanyikan lagu "Terpesona" dengan lirik yang digubah ulang. Tidak kalah dari pasukan TNI dan Polri, ratusan narapidana itu juga terdengar kompak dengan suara yang bulat menyanyikan yel-yelnya. Dalam video berdurasi 4 menit tersebut, terlihat ratusan narapidana yang dikumpulkan di tengah lapangan. Mereka membuat empat kelompok barisan yang memenuhi setiap sudut lapangan. Selanjutnya, muncul dua orang narapidana dengan sikap berlari menuju ke tengah lapangan yang becek diduga baru saja diguyur hujan. Setelah bertemu di tengah lapangan, keduanya saling bersalaman dengan gaya khusus, dilanjutkan dengan membungkuk tanda hormat yang juga diikuti semua narapidana. Dua orang tersebut lalu memimpin yel-yel, yang diawali dengan ucapan selamat pagi. Baca JugaKocak! Lihat Teman Latihan Catwalk, Pemuda ini Terpesona Sampai Jantungan Layaknya pasukan keamanan, ratusan narapidana itu, dengan suara yang gagah, kencang, dan kompak, menjawab salam tersebut. Mereka juga menjawab siap dengan mengangkat tangannya. Sembari menepuk bagian dada, mereka menunjukkan semangatnya. Suasana di lapas narkotika yogyakarta saat para narapidana nyanyikan yel-yel terpesona. - YouTube/Cak SipirTonton video lengkapnya DI SINI Dengan komando "Maju jalan," ratusan narapidana itu kompak menyanyikan lagu "Terpesona" dengan kedua tangan. Satu tangan ditekuk di depan dada dan tangan lainnya direntangkan. Di saat bersamaan, satu kaki dijejakkan ke depan, sedangkan kaki lainnya dijejakkan ke belakang. Berikut ini adalah lirik yang dijadikan yel-yel para naraidana tersebut Terpesona, aku terpesona. Menatap, menatap wajahmu yang manis. Indahnya Jogja tanpa narkoba, kan ku jaga demi Indonesia. Baca JugaMirip Oppa Korea, Tukang Servis AC Ini Bikin Warganet Terpesona Inilah kami narapidana lapas narkotika Yogyakarta yang dibina bapak sipir penjara. Inilah kami narapidana yang selalu semangat dan berjuang demi Indonesia tanpa narkoba. Kami tak akan kembali lagi demi keluarga dan negara. Lapas ini tempat kami ditempa. Dari lirik yang dinyanyikan saat yel-yel, tersirat semangat dari mantan pengguna maupun pengedar narkoba tersebut untuk berhenti dari kebiasaan buruknya. Mereka juga dengan semangat menjalani hari-hari di lapas serta berharap tidak akan kembali ke lapas itu lagi demi keluarga dan negara. Selain dari lirik lagu "Terpesona", ratusan narapidana tersebut juga masih menyanyikan yel-yel lainnya yang tak kalah semangat. Isi dari yel-yel yang dinyanyikan juga tak jauh beda, yakni mengenai kondisi mereka yang sudah terbebas dari narkoba dan berharap tak mengulanginya lagi. Mengubah lirik lagu anak lainnya, mereka mengucapkan terima kasih kepada petugas lapas yang telah membina mereka selama berada di lapas. Terakhir, yel-yel yang penuh semangat bebas narkoba itu diakhiri dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta. Sejak diunggah pada Rabu 7/4/2021, video ratusan penghuni lapas narkotika Yogyakarta yang menyanyikan yel-yel perjuangan itu sudah disaksikan lebih dari 2 juta kali. Ada 63 ribu lebih pengguna YouTube yang menekan tanda jempol dan lainnya memberikan komentar. Jumat, 25 April 2014, JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional BNN Komjen Pol Anang Iskandar membuka secara resmi kegiatan Pembentukan Satuan Tugas Mahasiswa Anti Narkoba sebagai upaya pemberdayaan perguruan tinggi dalam P4GN, di Jakarta, Rabu 23/4. Setelah ini, diharapkan kemitraan kampus dan BNN dalam menangkal narkoba semakin besar. Menurut Anang, kampus adalah tulang punggung dan tumpuan negara. Sebab dari kampus, lahir generasi-generasi muda intelektual yang akan meneruskan kelangsungan kehidupan bangsa,“Tanggung jawab kampus jangan hanya mendidik mereka agar cerdas secara pengetahuan, tetapi juga membentuk manusia yang bermoral,” terang Anang. Peranan kampus, secara otomatis mencetak generasi muda yang peduli pada persoalan bangsa dan tidak ingin merusak diri sendiri. Salah satunya dengan ikut serta menciptakan situasi kampus yang bersih dari narkoba dan aktif menanggulanginya,”Mahasiswa harus sadar bahwa narkoba dampaknya sangat berbahaya dan menghancurkan masa depannya, jangan sampai mereka menjadi korbannya,” jelasnya. Dukungan perangkat kampus juga dirasakan penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan bersih narkoba. Dari hal ini, Anang melihat nilai positif adanya satgas mahasiswa anti narkoba yang nantinya melakukan tindakan-tindakan sesuai kapasitas dan wewenangnya dalam menanggulangi narkoba,“Satgas mahasiswa anti narkoba bukan menjadi polisi yang menangkapi pengedar atau bandar narkoba, tetapi lebih pada tugas mengajak dan membimbing rekan-rekannya turut melakukan langkah-langkah membentengi tempat belajarnya dari barang berbahaya tersebut,” tukasnya. Anang menegaskan, satgas mahasiswa anti narkoba merupakan aksi nyata masyarakat kampus membasmi narkoba, Bukan sekadar slogan-slogan atau yel-yel saja. Sedangkan Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Brigjen Pol Siswandi mengungkapkan, satgas mahasiswa anti narkoba dapat berkoordinasi dengan aparatur berwenang dalam menanggulangi narkoba. Secara makna, satgas mahasiswa anti narkoba adalah mitra BNN di dunia pendidikan,“Silahkan berkoordinasi dengan kami kapan saja kalau ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba,” pungkas Siswandi. pas Video Journalist Yongkie K Kendal, Mediatama – Untuk memperingati Hari Anti Narkoba Internasional HANI 2016 Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melakukan kegiatan yang cukup unik. Kegiatan ini berupa kampanye simpatik dan kreatif, yang ditujukan bagi kalangan pelajar. Kampanye simpatik dan kreatif ini sengaja menyasar kalangan pelajar yang dianggap sangat rentan dengan penggunaan narkoba. Kampanye simpatik dan kreatif ini berupa lomba “yel-yel” dan orasi, yang diikuti sekitar 350 pelajar yang terbagi dalam sepuluh sekolah. Tiap sekolah dituntut menampilkan kreasi dalam seni gerak dan musik dalm beryel-yel, dengan tema menolak narkoba. Satu per satu sekolah menampilkan kreasi geraknya dalam beryel-yel sambil berorasi. Yel-yel ala militer hingga yel-yel ala suporter bolapun ditampilkan para pelajar ini. Iringan alat musik drum dan tong plastik menambah suasana lomba yel-yel menjadi meriah. Bahkan, salah satu leader dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kendal, rela mengecat wajahnya seperti para pejuang kemerdekaan. Suasana semakin ramai ketika tiap sekolah menampilkan gerakan-gerakan maupun yel-yel yang unik. Tak hanya itu, ratusan pelajar ini pun saling lempar ejek dalam bentuk yel-yel. Afan Muazar, pelajar SMK N 2 Kendal mengatakan, meski dirinya dan teman-temannya mengaku sangat kesulitan mencari ide yel-yel yang menarik, karena hanya diberikan waktu dua hari, namun hasil yang didapat cukup memuaskan dan memiliki arti tersendiri baginya untuk menjauhi narkoba. Dari data yang diperoleh BNN P Jateng, presentase pengguna narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa masih tergolong tinggi yakni 22,32 persen. Untuk itulah, BNN bekerja keras untuk terus mencegah penyalah gunaan narkoba di kalangan remaja. fer

yel yel anti narkoba